Pesantren Rakyat Inspirasi Pesantren Rakyat Masuk Nominasi Eco Pesantren Terbaik Jawa Timur

Pesantren Rakyat Masuk Nominasi Eco Pesantren Terbaik Jawa Timur

Pesantren Rakyat Masuk Nominasi Eco Pesantren Terbaik Jawa Timur

Pesantren Rakyat Online — Pesantren Rakyat Al-Amin menjadi salah satu nominasi Eco Pesantren terbaik dari Kabupaten Malang. Dalam hal tersebut, pesantren yang didirikan oleh Dr. KH. Abdullah SAM, S.Psi., M.Pd., itu mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Lingkungan Hidup Sekolah dan Pondok Pesantren yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur, Kamis (04/12/2025).

Bertempat di Aula Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, kegiatan Bimtek tersebut menghadirkan peserta dari 52 pondok pesantren se-Jawa Timur, termasuk Pesantren Rakyat Al-Amin yang diwakili oleh Nugraha Chandra Pratama, Direktur Fakultatif dan Ikhsan Mahmudi, Pengurus Santri. Selain itu, hadir pula delegasi 20 DLH kabupaten/kota dan 65 sekolah dari tingkat SD/MI hingga SMA/SMK se-Jawa Timur.

Bimtek ini bertujuan memperkuat kapasitas lembaga pendidikan dalam pengelolaan sampah, teknologi tepat guna, serta pendampingan implementasi program Eco Pesantren dan Sekolah Adiwiyata. Tiga narasumber utama dihadirkan, yakni Helmi dari DLH Provinsi Jawa Timur, Wahyu Satria dari LSM W-QUEEN, dan Arie Poedjo Semedi dari Bank Sampah Rukmi Surabaya.

Dalam pemaparannya, Helmi menekankan pentingnya partisipasi lembaga pendidikan dalam pelestarian lingkungan. Menurutnya, tanggung jawab menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“Kegiatan lingkungan hidup ini adalah kegiatan yang bersifat volunteer. Eco Pesantren adalah gagasan DLH agar pendidikan karakter kebersihan ditanamkan sejak dini. Jika berhasil, ini akan menular hingga ke keluarga masing-masing”, jelasnya.

Di lain sisi, Wahyu Satria menyampaikan teknis pentingnya penggunaan biopori sebagai upaya konservasi air. Ia menjelaskan perhitungan pembuatan biopori sesuai luas bangunan, sekaligus mengajak peserta untuk berperan aktif.

Baca juga: Pesantren Rakyat Luman Buka Rutinan Ngaji dan Istighotsah Minggu Wage

“Biopori adalah cara sederhana menabung air. Setiap bangunan harus menyediakan lubang biopori sesuai luasannya, misalnya setiap 20 m2 harus ada tiga lubang biopori sebagai resapan air. Mari menabung air untuk kehidupan masa depan”, ujarnya.

Sementara itu, Arie Poedjo Semedi dari Bank Sampah Rukmi Surabaya mendorong seluruh lembaga membentuk bank sampah mandiri. “Bentuklah bank sampah, olah sampah jadi berkah”, serunya.

Koordinator Kegiatan Bimtek Lingkungan Hidup DLH Provinsi Jawa Timur, Imin Anisma, menegaskan besarnya peran lembaga pendidikan dalam upaya mitigasi bencana lingkungan. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa ada hampir hampir 50 ribu sekolah dan sekitar 12 ribu pesantren di Jawa Timur.

“Untuk itu, pendidikan lingkungan hidup wajib dimasukkan dalam kurikulum sekolah. Ini menjadi refleksi dari berbagai bencana lingkungan yang terjadi akhir-akhir ini”, tegasnya.

Pesantren Rakyat Masuk Nominasi Eco Pesantren Terbaik Jawa Timur - 1
Nominator: Pesantren Rakyat bersama delegasi Eco Pesantren se-Jawa Timur di kegiatan Bimtek Lingkungan Hidup DLH Provinsi Jawa Timur

Aksi Lingkungan Hidup Pesantren Rakyat

Direktur Fakultatif Pesantren Rakyat Al-Amin, Nugraha Chandra Pratama menyampaikan bahwa sebagian besar materi yang dibahas telah lama menjadi program pesantren. Walau demikian, setiap kegiatan menurut Chandra menjadi tambahan wawasan dan pengalaman karena bisa bertemu dengan banyak praktisi lingkungan hidup dari berbagai sekolah dan pesantren se-Jawa Timur.

“Banyak hal yang sebenarnya sudah dilakukan di Pesantren Rakyat, seperti membuat Bank Sampah Markisa, ratusan titik biopori di lingkungan pesantren serta rumah warga, susur sungai, pembuatan sumur resapan, penanaman ribuan bibit tanaman dan lain sebagainya”, ungkapnya.

Chandra menambahkan bahwa gerakan konservasi lingkungan telah menjadi tradisi sejak pesantren berdiri. Menurut penuturannya, penggagas Pesantren Rakyat Al-Amin, KH. Abdullah SAM selalu menekankan pentingnya menjaga lingkungan.

“Bahkan beliau pernah mengirim surat terbuka kepada presiden mengenai solusi sumur resapan untuk mengatasi banjir”, katanya.

Baca juga: Praktikum Sains Rutin, Cara SDII Pesantren Rakyat Bangun Generasi Kritis

Keikutsertaan Pesantren Rakyat dalam program Eco Pesantren menjadi bukti bahwa kegiatan pesantren dalam bidang lingkungan hidup tak hanya wacana. Chandra berharap dengan adanya Eco Pesantren ini bisa menjadi pelecut semangat untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan.

“Kesempatan ini menjadi bukti bahwa Pesantren Rakyat benar-benar memberi perhatian pada lingkungan. Semoga bisa lebih baik ke depan”, tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pesantren Rakyat Al-Amin juga menerima tiga dropbox dan perangkat biopori sebagai dukungan implementasi Eco Pesantren di lingkungan pesantren. Dengan masuknya Pesantren Rakyat Al-Amin sebagai nominator Eco Pesantren terbaik, semakin menegaskan posisi pesantren yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga dalam gerakan pelestarian lingkungan dan penguatan kesadaran ekologis santri. (cha)

Reporter: Chandra Djoego

1 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.