Upacara ala Rakyat HUT RI 74, Kyai Abdullah SAM Ajak Syukuri Kemerdekaan

0
195
Upacara HUT RI 74

Pesantren Rakyat Online – Momen kemerdekaan ke-74 diperingati dengan Upacara ala Rakyat oleh Keluarga Besar Pesantren Rakyat Al-Amin, Sabtu (17/8/2019). Bertempat di Lapangan Pesantren, sejak pukul 08.00 WIB., para santri, ustad dan guru bersama warga masyarakat telah bersiap diri.

Di kegiatan tahunan ini, Kyai Abdullah SAM, S.Psi., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu Komandan Upacara dan Pasukan Pengibar Bendera masing-masing diisi oleh Bapak Tarmun, Ketua RT. 07 dan siswa-siswi SMPII serta SMA Pengusaha Al-Amin.

Dalam amanat yang diberikan, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin mengajak seluruh warga untuk menyukuri nikmat kemerdekaan. Menurut bapak tiga anak ini, masih banyak negara yang belum merasakan kemerdekaan.

Beliau melanjutkan, suatu kebanggaan apabila kita bisa mengisi kemerdekaan ini dengan pengabdian terhadap agama dan negara. “Jangan merasa rendah diri menjadi kaum sarungan dan jilbaban”, tegasnya.

Baca juga: HUT RI 74, SMPII Dan SMA Pengusaha Ikuti Lomba Baris Tingkat Kecamatan

Upacara HUT RI 74
Khidmat: Suasana Upacara ala Rakyat dalam rangka HUT RI 74 di Lapangan Pesantren Rakyat Al-Amin

“Banyak tokoh-tokoh besar yang berasal dari kaum sarungan seperti Bupati Kab. Malang, Kepala Desa kita, Wakil Presiden kita yang baru dan Gubernur kita hari ini juga jilbaban”, imbuh Kyai Sableng.

Mengusung tema nasional, SDM Unggul Indonesia Maju, Kyai yang pernah nyantri di Alm. KH. Masduqi Mahfudh itu berpesan kepada santri untuk memiliki keluasan ilmu. “Kalau bisa otaknya seperti Jerman, fisiknya seperti orang negro dan tetap memiliki hati seperti ka’bah”, tuturnya.

Tak hanya itu, sebagai bagian dari Pesantren Rakyat, tidak boleh takut menghadapi apapun, baik itu hujatan atau tantangan. “Kita punya Allah swt. Jangan takut”, tandas Kyai Abdullah.

“Insyaallah suatu saat Pesantren Rakyat akan besar seperti pesantren-pesantren lainnya di Jawa Timur dan membawa nama harum nama bangsa, nama Sumberpucung dan jadi kebanggaan kita bersama”, tutup pengasuh yang masuk usia 40 tahun ini.

Mendengar amanat dari Inspektur Upacara, salah satu peserta Upacara ala Rakyat menyatakan antusiasnya. Amin Makruf menyebut, amanat upacara dapat membangkitkan semangat kemerdekaan dan mencerahkan siapapun yang mendengarnya untuk mengisi kemerdekaan ini.

Upacara ala Rakyat yang ke-4 ini (kemarin, red), selain oleh santri dan pengurus Pesantren Rakyat juga turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, jama’ah Maratus Sholihah, jamaah Densus Fatihah, jamaah Senam, wali murid, wali santri, murid PAUD, SDII dan sebagainya. (cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.