
Pesantren Rakyat Online — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri cilik Pesantren Rakyat Al-Amin. Abdullah Fatih Wibowo, murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pesantren Rakyat Al-Amin, berhasil meraih Juara 2 Sprint 1 serta menyabet medali emas nomor 50 meter dan medali perak nomor 200 meter dalam Kejuaraan Sepatu Roda Antar Pelajar TK–SD se-Malang Raya.
Kejuaraan bertema Kid Roller Champion ini diselenggarakan oleh Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kota Malang di Oval Lake Citraland Puncak Tidar pada Minggu (14/12/2025). Ajang tersebut diikuti 122 siswa-siswi jenjang TK hingga SD dari berbagai daerah di Malang Raya.
Dalam kompetisi tersebut, Fatih tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di lintasan. Pada kelas 50 meter, ia berhasil meraih medali emas, sementara pada nomor 1 lap 200 meter ia mengamankan medali perak. Hasil ini sekaligus menempatkannya sebagai Juara 2 Sprint 1 Lap Putra KU.K1 pada kategori yang diikutinya.
Kepala TK Pesantren Rakyat Al-Amin yang juga orang tua Fatih, Firza Syaiba Asnha, mengungkapkan rasa syukur atas capaian putranya. Menurutnya, proses latihan yang dijalani selama satu tahun terakhir memberikan dampak besar terhadap perkembangan Fatih, baik dari sisi keterampilan maupun mental bertanding.
Baca juga: Kepala SMPII Pesantren Rakyat Dukung Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah
“Alhamdulillah, setelah satu tahun mengikuti proses belajar sepatu roda di Club Kanjuruhan Inline Skate (KIS), Fatih banyak sekali perubahan, mulai dari skill bermain sepatu roda hingga pola pikir sebagai atlet sudah mulai tertanam dalam dirinya,” ujarnya.
Firza menambahkan, semangat latihan menjadi kunci utama dalam meraih prestasi. “Motivasi Fatih sederhana, kalau ingin juara harus rajin latihan. Alhamdulillah, di kelas 50 meter bisa mendapatkan medali emas dan di nomor 200 meter meraih medali perak”, ungkapnya.
Ibu dua anak itu menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang telah mendampingi Fatih. “Terima kasih kepada coach Yaya dan coach Edwin yang sudah sabar melatih. Fatih sendiri selalu mengatakan, kuncinya jika ingin juara harus rajin berlatih, fokus, dan semangat”, imbuhnya.
Sebelumnya, Fatih telah tiga kali mengikuti perlombaan dan meraih medali perunggu. Pada kejuaraan keempat inilah ia berhasil “pecah telur” naik podium dengan perolehan medali emas dan perak. Ke depan, Fatih menargetkan dapat terus mengikuti setiap nomor lomba dan meningkatkan kemampuannya, termasuk mengembangkan minat lain seperti belajar bahasa Inggris.
Prestasi yang diraih Fatih menjadi bukti bahwa pembinaan bakat sejak usia dini, disertai dukungan orang tua dan lingkungan pendidikan, mampu melahirkan generasi yang disiplin, percaya diri, dan berprestasi sesuai dengan semangat pendidikan di Pesantren Rakyat Al-Amin. (cha)
Reporter: Chandra Djoego