Pesantren Rakyat Madin Enam Hari UAS Madin, Pesantren Rakyat Tekankan Disiplin dan Kejujuran

Enam Hari UAS Madin, Pesantren Rakyat Tekankan Disiplin dan Kejujuran

Enam Hari UAS Madin, Pesantren Rakyat Tekankan Disiplin dan Kejujuran

Pesantren Rakyat Online – Madrasah Diniyah (Madin) Pesantren Rakyat Al-Amin menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil pada Senin (22/12/2025). Ujian Madin ini dilaksanakan selama enam hari terhitung sejak hari ini (Senin, red) sampai hari Sabtu (27/12/2025) bertempat di Masjid Baitul Ihsan Pesantren Rakyat Al Amin mulai pukul 08.00 – 09.00 WIB.

Ujian tersebut diikuti oleh seluruh santri Pesantren Rakyat Al-Amin dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP yang tergabung dalam kelas Ula Putri dan Ula Putra, hingga tingkat SMA yang tergabung dalam kelas Wustho Putri dan Wustho Putra. Para santri mengikuti ujian dengan tertib dan penuh kesungguhan.

Pelaksanaan Ujian Madin ini sebagai bentuk evaluasi pembelajaran santri. Kepala Madin Pesantren Rakyat Al-Amin, Ustazah Inayatus Sa’adah, S.M., mengatakan bahwa materi ujian mencakup seluruh pembelajaran Madin yang telah diajarkan selama semester ganjil seperti Tarikh, Fiqh, Tajwid, Akhlak, Nahwu dan Ubudiyah.

“Ujian ini bertujuan untuk mengukur dan mengevaluasi kemampuan santri dalam memahami materi Madin sekaligus melatih nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam mengikuti proses evaluasi pembelajaran”, imbuhnya.

Baca juga: Rutinitas Dini Hari Santri Takhasus Pesantren Rakyat: Sholat Malam hingga Sorogan Qur’an

Enam Hari UAS Madin, Pesantren Rakyat Tekankan Disiplin dan Kejujuran - 1
Serius: Santri putri Pesantren Rakyat Al-Amin mengerjakan soal UAS Madin

Inayah melanjutkan, hasil ujian ini tidak hanya semata mengukur kemampuan santri, tetapi diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi para pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Madin ke depannya.

“Bagaimana dapat menumbuhkan semangat belajar santri dalam menuntut ilmu agama”, katanya.

Kepada redaksi, Ustazah Inayah kembali menekankan bahwa ujian bukan semata-mata untuk menilai aspek akademik santri. “Ujian ini bukan hanya untuk menilai hasil belajar santri, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter disiplin, jujur, dan bertanggung jawab dalam menuntut ilmu”, tekannya.

Melalui kegiatan ini, Madin Pesantren Rakyat Al-Amin berharap dapat terus mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki komitmen kuat dalam menuntut ilmu. (azn/cha)

Reporter: Azka Nadziroh
Editor: Chandra Djoego

2 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.