
Pesantren Rakyat Online — Guru SD Islam Integratif (SDII) Pesantren Rakyat Al-Amin, Siami, M.Pd., mengikuti Pendampingan Digitalisasi Pembelajaran Jenjang SD Kabupaten Malang yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang di Hotel Mirabell Kepanjen, Minggu–Rabu (23–26/11/2025). Kegiatan ini menjadi agenda strategis pemerintah daerah untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan dasar melalui pemanfaatan teknologi secara optimal.
Pendampingan digitalisasi pembelajaran ini diikuti oleh ratusan guru SD se-Kabupaten Malang dan menghadirkan para narasumber dari Duta Teknologi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan beragam latar belakang, yakni Eka Nurviana Fatma, Delora, dan Tanti. Selama empat hari, para peserta dibekali wawasan dan praktik langsung mengenai digitalisasi pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka.
Materi yang disampaikan meliputi kebijakan digitalisasi pembelajaran, praktik merancang modul ajar dan asesmen interaktif, penggunaan perangkat digital dalam menciptakan kelas yang menarik dan dinamis, hingga strategi pengelolaan aset digital di sekolah agar pemanfaatan teknologi berkelanjutan dan berdampak maksimal.
“Salah satu fokus utama adalah pelatihan penggunaan perangkat seperti Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif pintar, serta optimalisasi konten pembelajaran digital dan penggunaan Learning Management System (LMS)”, cerita Siami kepada redaksi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dr. Drs. Suwadji, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong transformasi pendidikan. itu ingin guru semakin kreatif dalam era digital sekarang.
Baca juga: Peringatan HGN 2025, Kepala SDII Pesantren Rakyat Dorong Guru Terus Upgrading
“Kami berharap setelah dari pelatihan ini, bapak dan ibu guru dapat menjadi duta perubahan di sekolah masing-masing. Optimalisasi fasilitas yang telah diberikan ini wajib dilakukan untuk mendorong proses pembelajaran yang lebih kekinian, kreatif, dan tentu saja bermanfaat optimal bagi peserta didik kita”, harapnya.
Suwadji yang saat tulisan ini terbit telah mutasi jabatan sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang juga menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program digitalisasi pendidikan yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Partisipasi guru SDII Pesantren Rakyat Al-Amin dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen lembaga dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi pendidikan. Melalui pelatihan ini, guru meningkatkan kemampuan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif, mudah dipahami, dan sesuai kebutuhan generasi digital.
Kegiatan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada kelompok peserta terbaik yang dinilai paling aktif dan kritis dalam merespons tantangan serta mempraktikkan materi selama pendampingan. Diharapkan hasil pelatihan ini segera diimplementasikan di sekolah masing-masing sehingga ekosistem pendidikan dasar di Kabupaten Malang semakin berkualitas, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. (cha)
Reporter: Chandra Djoego