Pesantren Rakyat Pesantren Corner Dukung Program MBG, Pesantren Rakyat: Perkuat Gizi Santri, Belajar Makin Produktif

Dukung Program MBG, Pesantren Rakyat: Perkuat Gizi Santri, Belajar Makin Produktif

Dukung Program MBG, Pesantren Rakyat, Perkuat Gizi Santri, Belajar Makin Produktif

Pesantren Rakyat Online — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah membawa angin segar bagi para santri di Pesantren Rakyat Al-Amin. MBG merupakan program utama yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto untuk memenuhi asupan gizi harian. Adanya program ini berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, aktif dan produktif.

Di Pesantren Rakyat Al-Amin sendiri telah menerima MBG sejak 20 Oktober 2025 lalu dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Jatiguwi. Artinya hampir berjalan satu bulan sejak tulisan ini dibuat. Selama waktu tersebut tidak ada kendala berarti dan menu yang diberikan cukup variatif dengan informasi gizi yang jelas tiap harinya.

Lebih dari itu, program MBG yang menyasar anak-anak usia sekolah ini tidak hanya bertujuan menekan angka stunting, tetapi juga mendorong kebiasaan makan sehat, meningkatkan stamina belajar, serta mengurangi ketimpangan gizi di lingkungan sekolah dan pesantren. Tidak semua anak mendapat kesempatan makan telor, ayam, ikan dan susu, mereka yang kurang beruntung saat ini dapat menikmatinya setiap hari selama waktu sekolah.

Kepala Sekolah Dasar Islam Integratif (SDII) Pesantren Rakyat Al-Amin, Rizki Anis Sholikhah, M.Pd., menekankan besarnya dampak MBG bagi perkembangan peserta didik. Anis mengatakan bahwa peningkatan gizi anak-anak memang sangat dibutuhkan apalagi di masa pertumbuhan saat ini.

Baca juga: Hidup Berjamaah, Hati Bersih, Jangan Dengki dan Menipu

Dukung Program MBG, Pesantren Rakyat, Perkuat Gizi Santri, Belajar Makin Produktif - 1
Apresiasi: Pesantren Rakyat Al-Amin memberikan dukungan atas kerja keras dari tim SPPG Jatiguwi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada penerima manfaat program MBG

“Program MBG ini sangat bermanfaat terutama bagi anak-anak. Salah satunya adalah dalam rangka usaha pemerintah menekan angka stunting di Indonesia. Selain itu juga MBG ini dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak yang mana sangat dibutuhkan di masa pertumbuhan”, ungkapnya.

Anis juga menambahkan bahwa menu MBG menjadi solusi bagi banyak keluarga yang kesulitan menyediakan makanan bergizi setiap hari. “Tidak semua anak di rumah bisa makan telur, ayam, ikan bahkan susu. Menu MBG menyediakan makanan sehat dan bergizi, bahkan empat sehat lima sempurna”, testimoninya.

“Para orang tua juga banyak berterima kasih karena sangat terbantu dengan program ini. Mereka tidak lagi bingung menyiapkan bekal. Anak-anak pun bersyukur bisa mendapat MBG setiap hari dan antusias menunggu”, jelasnya.

Dampak positif juga terlihat pada jenjang Pendidikan Anak Usia Diini (PAUD). Kepala Kelompok Bermain (KB) Pesantren Rakyat Al-Amin, Arifatul Chasanah, menyebutkan bahwa MBG berkontribusi besar pada perkembangan fisik dan konsentrasi belajar.

“Kelebihan yang utama jelas untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan anak-anak. Untuk anak usia dini, MBG bisa mengurangi angka malnutrisi dan stunting. Selain itu, kondisi anak yang tidak lapar membuat mereka lebih fokus dan berkonsentrasi saat mengikuti kegiatan belajar”, terangnya.

Baca juga: Santri Pesantren Rakyat Belajar Interaktif Lewat Smartboard Bantuan Presiden

Dukung Program MBG, Pesantren Rakyat, Perkuat Gizi Santri, Belajar Makin Produktif - 2
Lezat: Contoh menu MBG yang didapat oleh santri Pesantren Rakyat Al-Amin dari SPPG Jatiguwi

Selain meningkatkan gizi, MBG juga memberikan manfaat tambahan bagi pesantren. Program ini membantu menurunkan biaya konsumsi santri, memperkuat pola makan teratur, serta membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat. Pesantren Rakyat Al-Amin sendiri merupakan pesantren gratis mulai biaya makan, sekolah dan pondok. Walau gratis, santri di sini mendapat makan sebanyak tiga kali sehari.

Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin, Dr (c). KH. Abdullah SAM, S.Psi., M.Pd., menyampaikan bahwa kehadiran MBG menjadi keberkahan tersendiri bagi lembaga. Menurut kiai yang juga Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Malang itu, program MBG ini selaras dengan cita-cita pesantren yang ingin memberikan asupan gizi yang baik untuk peserta didik.

“Selain memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga telah membantu menekan pengeluaran pesantren. Santri semakin semangat karena setiap hari mendapat makanan yang sehat dan bergizi” tutur KH. Abdullah SAM.

Dengan berbagai manfaat tersebut, Pesantren Rakyat Al-Amin berharap program MBG dapat terus berlanjut dan diperluas, sehingga semakin banyak santri di Indonesia yang memperoleh hak atas gizi yang layak untuk tumbuh sehat, cerdas dan berdaya. (azn/cha)

Reporter: Azka Nadziroh
Editor: Chandra Djoego

2 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.