
Pesantren Rakyat Online – SD Islam Integratif (SDII) Pesantren Rakyat Al-Amin membiasakan siswa menulis lafaz Al-Qur’an sebelum pembelajaran dimulai tiap pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam membentuk keterampilan sekaligus karakter religius siswa sejak dini.
Setiap hari, seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan salat duha berjamaah dan mengaji. Setelah itu, mereka secara tertib menyalin ayat-ayat Al-Qur’an di buku masing-masing dengan didampingi guru.
Pembiasaan ini tidak sekadar aktivitas rutin, melainkan dirancang untuk melatih kemampuan motorik halus siswa agar lebih luwes dalam menulis huruf Arab yang memiliki karakter berbeda dengan huruf Latin. Selain itu, program ini juga bertujuan menanamkan kedekatan emosional anak-anak dengan Al-Qur’an melalui praktik langsung.
Baca juga: Tekankan Kemampuan Prediktif, KH Abdullah SAM Bekali Pengurus Mental Kepemimpinan

Kepala SDII Pesantren Rakyat, Rizki Anis Sholikhah, M.Pd, menegaskan bahwa pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberi dampak besar terhadap perkembangan anak.
“Menulis ayat Al-Qur’an ini menjadi bagian dari upaya kami membentuk kebiasaan baik sejak dini. Anak-anak tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar mencintai Al-Qur’an”, jelasnya.
Dengan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, SDII Pesantren Rakyat Al-Amin berharap siswa tidak hanya terampil secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat serta kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (sev/cha)
Reporter: Syevia Nur Amanah
Editor: Chandra Djoego