Pesantren Rakyat SDII Kunjungan Balai Bahasa Jatim ke SDII Pesantren Rakyat, Perkuat Literasi Sekolah

Kunjungan Balai Bahasa Jatim ke SDII Pesantren Rakyat, Perkuat Literasi Sekolah

Kunjungan Balai Bahasa Jatim ke SDII Pesantren Rakyat, Perkuat Literasi Sekolah

Pesantren Rakyat Online — Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan ke SD Islam Integratif (SDII) Pesantren Rakyat, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jumat (24/4/2026). Kunjungan ini dalam rangka pengambilan data objek bahasa di SDII Pesantren Rakyat sebagai langkah awal penerapan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di ruang publik sekolah.

‎Kunjungan yang melibatkan enam orang tim dari Balai Bahasa Jawa Timur ini difokuskan pada pendokumentasian berbagai objek bahasa di lingkungan sekolah. Mulai dari papan penunjuk arah, keterangan ruang, papan pengumuman, hingga dokumen administrasi seperti surat-menyurat.

‎Ketua tim kerja Pembinaan Bahasa dan Sastra, Tri Winiasih, bersama penyuluh bahasa Andi Asmara dan empat staf pendamping, memimpin langsung proses pengambilan data tersebut. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi penguatan bahasa negara pada lanskap dan dokumen lembaga yang sebelumnya digelar pada Kamis (16/4/2026) di Museum Panji Tumpang, Kabupaten Malang.

‎Kepala SDII Pesantren Rakyat, Rizki Anis Sholikhah, M.Pd., menyambut positif program pendampingan tersebut. Ia menilai kehadiran Balai Bahasa menjadi energi baru dalam membangun budaya literasi di lingkungan sekolah.

Baca juga: Sejumlah Tokoh Hadiri Peletakan Batu Pertama PPMH Loka, Langkah Awal Wujudkan Desa Santri

“Kami dari lembaga sangat senang dengan adanya pendampingan ini. Ini menjadi semangat baru dalam mengembangkan budaya literasi di sekolah, menambah motivasi menulis bagi para guru, sekaligus memperbaiki penggunaan bahasa Indonesia yang baik di lingkungan lembaga”, ungkapnya.

‎Dalam kesempatan itu, Anis juga mengajak rombongan Balai Bahasa berkeliling kawasan Pesantren Rakyat Al-Amin untuk melihat langsung kondisi penggunaan bahasa di berbagai sudut lingkungan pendidikan.

‎Program pendampingan ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun ke depan. Selain bertujuan meningkatkan kualitas literasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong tertib berbahasa di ruang publik sekolah sebagai bagian dari penguatan identitas bahasa negara di lingkungan pendidikan.

‎Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, menegaskan komitmennya dalam mendampingi lembaga pendidikan agar mampu menerapkan kaidah bahasa Indonesia secara tepat dan konsisten, baik dalam lanskap fisik maupun dokumen resmi. (sev/cha)

‎Reporter: Syevia Nur Amanah
‎Editor: Chandra Djoego

0 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.