Harlah Ke-1, Pesantren Rakyat Kota Batu Resmikan Pendopo Nasuha

0
277
Pesantren Rakyat Kota Batu

Pesantren Rakyat Online – Tepat pada Jumat (31/1/2020), Pesantren Rakyat Kota Batu memperingati hari lahirnya yang pertama setelah diresmikan oleh Walikota Kota Batu, Dewanti Rumpoko. Pada momen tersebut, pesantren yang beralamat di Jl. Lahor Desa Pesanggrahan Kota Batu ini mengadakan tasyakuran dan peresmian Pendopo Nasuha.

Seperti diketahui, Pesantren Rakyat ke-132 ini memiliki keunikan dan ciri khasnya sendiri. Selain dikenal dengan kawasan edukasi alam dan konservasi sumber mata air, Pesantren Rakyat Kota Batu juga memiliki pendopo khas yang diberi nama Pendopo Nasuha. Pendopo ini sendiri diresmikan langsung oleh Prof. H. M. Mas’ud Said, Ph.D., Ketua PW ISNU Jawa Timur hari ini (-red).

Pada peresmian itu, Prof. Mas’ud sapaan akrabnya didampingi oleh Pengasuh Pesantren Rakyat Kota Batu, Gus Ulil Azmi, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin, KH. Abdullah SAM, Ach. Wazir Wicaksono, Ketua LPPNU Jawa Timur, Wakil Ketua DPRD Kota Batu dan para alim ulama lainnya.

Menurut KH. Abdullah SAM, S.Psi., Pesantren Rakyat Kota Batu memiliki perkembangan dan pertumbuhan tercepat. Ini tak terlepas dari dukungan banyak pihak. Dalam kurun waktu setahun ini telah mampu bersinergi dengan banyak pihak. “Prof. Mas’ud misalnya yang meresmikan Pendopo Nasuha turut andil dalam pembangunan serta akan memberikan sepeda motor untuk operasional. Sedangkan dalam peringatan kali ini juga ada dukungan dari Wakil Ketua DPRD Kota Batu untuk pembangunan kamar mandi”, jelas Kyai Abdullah.

“Bersyukur disini dapat terus berkembang mendapat tambahan tanah wakaf seluas 1200m dan beli tanah lagi sekitar 1300m”, imbuh Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin itu.

Baca juga: Dirikan Kampus, Pesantren Rakyat MoU Dengan Universitas Terbuka Malang

Pesantren Rakyat Kota Batu
Sinergi: Trimurti Pengasuh Pesantren Rakyat Kota Batu (tengah) bersama tamu undangan di Pendopo Nasuha

Lebih lagi, berkunjung ke pesantren ini tidak akan bosan dengan hadirnya barista di depan pendoponya. “Kopinya disini enak tidak kalah dengan kopi-kopi yang berasal dari pabrik. Dan ini dapat menumbuhkan ekonomi rakyat”, kata Prof. Mas’ud.

Pada peringatan pertama yang bertepatan dengan Harlah NU ke-94 kemarin (-red) digelar sederhana. Tampak hadir para tokoh masyarakat, pengurus NU beserta Banom, Komunitas Saber Pungli, mahasiswa, murid-murid MI Darul Ulum Kota Batu, dan lain sebagainya.

Acara yang berakhir sebelum waktu Sholat Jum’at itu ditutup dengan potong tumpeng oleh Kyai Wazir dan dilanjutkan dengan makan bersama. (cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.