
Pesantren Rakyat Online – Yayasan Pesantren Rakyat Al-Amin menggelar Briefing Harian di Ndalem Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin, Kamis (4/6/2026). Rapat pagi ini menekankan pentingnya guru dan kepala lembaga mengenali potensi, minat, serta bakat setiap santri.
Dalam arahannya, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin, Dr (c) KH Abdullah SAM, S.Psi., M.Pd., meminta seluruh guru melakukan pemetaan kemampuan santri secara lebih serius. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang perlu ditemukan, diarahkan, dan dikembangkan.
“Saya minta semua guru menemukenali kemampuan, profesi, minat dan bakat semua murid atau santri. Agar setiap individu adalah juara itu nyata”, tekannya.
Wakil Ketua RMI NU Kabupaten Malang menegaskan, pendidikan di pesantren harus berangkat dari keyakinan bahwa setiap anak merupakan ciptaan Allah yang memiliki kelebihan masing-masing. Karena itu, guru diminta hadir bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang mampu membaca potensi anak.
“Betul-betul kita hadir karena ciptaan Allah itu sempurna dan terbaik, agar kita bisa mengambil hikmah. Dorong anak sesuai potensi masing-masing. Minta tolong ini ditajamkan”, perintahnya.
Baca juga: Metafora Daun, Pesan Reflektif KH Abdullah SAM
Dalam briefing itu, kiai juga mencontohkan beberapa santri yang mulai terlihat memiliki keunggulan tertentu. Ia menyebut Sabiq, putra keduanya, memiliki potensi sebagai analis. Ada pula Ozil yang dinilai memiliki kemampuan matematika, tetapi belum sepenuhnya terfasilitasi dengan baik.
Selain itu, pengasuh mencontohkan Ilhan yang harus terus didorong untuk berlatih qiraah dan nadhoman. Menurutnya, contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa potensi anak dapat dikenali dari kebiasaan, kecenderungan dan aktivitas yang konsisten dilakukan.
“Dimulai dari anak kita sendiri, bisa diarahkan dan dikenali”, tuturnya.
Briefing tersebut diikuti oleh pengurus yayasan, direktur fakultatif, kepala lembaga TPQ, Madin, KB, TK, SDII, SMPII, dan SMAII, kepala unit, serta Lurah Pesantren Rakyat Al-Amin.
Dengan pemetaan potensi yang lebih tajam, Pesantren Rakyat Al-Amin berharap setiap santri dapat berkembang sesuai keunggulannya, baik dalam bidang akademik, keagamaan, seni, keterampilan, maupun kecakapan hidup. (cha)
Reporter: Chandra Djoego