Pesantren Rakyat Khazanah Padepokan Budoyo Luhur Ngaji Bareng Kyai Sableng: Pentingnya Ilmu

Padepokan Budoyo Luhur Ngaji Bareng Kyai Sableng: Pentingnya Ilmu

Padepokan Budoyo Luhur Ngaji Bareng Kyai Sableng - Pentingnya ‘Ngelmu’

Pesantren Rakyat Online – Kyai Abdullah SAM, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin pada Senin malam (14/12/2020) mengisi pengajian rutin di Padepokan Budoyo Luhur, Boro Kidul, Curungrejo, Kepanjen. Pada acara tersebut, Kyai yang memiliki julukkan Kyai Sableng itu menyampaikan pesan tentang pentingnya mencari ilmu.

Forum kajian seperti ini walaupun kecil banyak manfaatnya. Kyai Sableng menjelaskan, siapa saja yang mau mengaji atau mencari ilmu maka Allah akan mengangkat derajat orang tersebut.

Allah swt. berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Mujadalah ayat 11.

… يَرۡفَعِ اللّٰهُ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مِنۡكُمۡ ۙ وَالَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡعِلۡمَ دَرَجٰتٍ …

“Niscaya Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat”.

“Mengapa memiliki ilmu itu penting?”, tanya Kyai Abdullah kepada jamaah padepokan yang diasuh oleh Mbah Geng atau dikenal dengan Kyai Petruk itu.

Beliau melanjutkan bahwa ilmu itu adalah hidupnya islam dan tiangnya iman. Sehingga sebagai seorang muslim yang betul-betul memperkuat ilmunya secara tidak langsung ia telah memperkuat Islam dan memperkokoh keimanannya. “Al ilmu hayatul islam wal imadul iman”, tuturnya.

Baca juga: BLKK Pesantren Rakyat Ikuti Rakor BLKK Se-Indonesia Di Makassar

Kyai Sableng bersama Mbah Geng (Kyai Petruk) Pengasuh Padepokan Budoyo Luhur
Silaturahim: Kyai Abdullah SAM (kiri), Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin bersama Mbah Geng/Kyai Petruk (kanan), Pengasuh Padepokan Budoyo Luhur Kepanjen

Bahkan karena sangat pentingnya mencari ilmu, ada sebuah hadits yang berbunyi, “uthlubul ilma walau bis shin” yang berarti tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Hadits tersebut merupakan sebuah pesan perintah dari Rasulullah saw., bagi umat islam untuk menuntut ilmu dimana saja walaupun di tempat yang sangat jauh.

“Agar kita menjadi seorang yang tidak ketinggalan dengan perkembangan zaman yang terus berubah. Adanya mengaji seperti ini kita menjadi tahu dulu suatu hal yang tidak ada sekarang menjadi ada dan sebagai kebutuhan pokok”, jelas Kyai yang saat ini menjabat sebagai Ketua PC ISNU Kabupaten Malang itu.

Beliau mencontohkan penggunaan internet. Di era awal munculnya seolah-olah kita membatasi diri dan anak untuk menggunakan. Tetapi semakin kesini, apalagi adanya pandemi, internet menjadi sebuah kebutuhan pokok karena semuanya menggunakan model online dalam jaringan (daring).

“Sekolah sekarang online, rapat virtual tanpa tatap muka dan lain sebagainya. Ini sebagai wujud dari al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah“, lanjutnya.

Sebuah tradisi lama yang masih baik tetap dijaga dan hal-hal baru yang baik pada era saat ini, tentunya bisa diambil untuk diteruskan. (cha)

7 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.