Pesantren Rakyat Pesantren Corner Karyawan BI Malang Salurkan Donasi Masjid Baitul Ihsan Pesantren Rakyat

Karyawan BI Malang Salurkan Donasi Masjid Baitul Ihsan Pesantren Rakyat

Karyawan BI Malang Salurkan Donasi Masjid Baitul Ihsan Pesantren Rakyat

Pesantren Rakyat Online – Pesantren Rakyat Al-Amin di awal bulan Desember 2020 ini mendapat bantuan pembangunan Masjid Baitul Ihsan (BI) dari karyawan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang. Donasi senilai Rp. 25 juta tersebut diserahkan langsung kepada pengasuh, Kyai Abdullah SAM di Gubuk Purwajati, Jumat (4/12/2020).

Bersamaan dengan penyaluran bantuan tersebut, karyawan Bank Indonesia Malang berharap barokah doa untuk seluruh keluarga besar Bank Indonesia. “Semoga selama pandemi ini, kami dalam bekerja diberikan kesehatan dan keselamatan”, harap perwakilan yang hadir pada kesempatan itu.

“Dan keberkahan untuk semua keluarga”, imbuhnya.

Baca juga: Ketua SSJM Isi Diskusi Islam Nusantara PR IPNU IPPNU Karangkates

Sebelum ini, tepatnya bulan September lalu, Kepala Kantor BI Malang, Azka Subhan bersilaturahim dengan pengasuh secara pribadi. Dari pertemuan itu, muncul ide pembangunan masjid yang diberi nama Baitul Ihsan (BI) di dalam area pesantren putra. Kemudian, mengawali langkah tersebuh Pak Azka, sapaan akrab Kyai Abdullah kepada beliau, secara pribadi mengawali sedekah jariyah sebesar Rp. 100 juta kepada Pesantren Rakyat Al-Amin untuk pengerjaan pondasi.

“Alhamdulillah hari ini karyawan Bank Indonesia datang ke pesantren memberikan donasi untuk pembangunan masjid. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semuanya”, kata pengasuh.

Bapak dan/atau Ibu dermawan yang ingin memberikan sedekah dan amal jariyah untuk pembangunan Masjid Baitul Ihsan di area Pesantren Putra Pesantren Rakyat Al-Amin, dapat menghubungi dan mentransfer bantuan ke rekening yayasan di bawah ini. (end)

No. Telp: 081233875000 / No. Rekening: 1762003534 (Bank Jatim)

2 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.