Pesantren Rakyat Madin ‎4 Santri Pesantren Rakyat Wakili Kecamatan Sumberpucung di Porsadin VII Kabupaten Malang

‎4 Santri Pesantren Rakyat Wakili Kecamatan Sumberpucung di Porsadin VII Kabupaten Malang

‎4 Santri Pesantren Rakyat Wakili Kecamatan Sumberpucung di Porsadin VII Kabupaten Malang - 1

Pesantren Rakyat Online – 4 (empat) santri Madrasah Diniyah (Madin) Pesantren Rakyat Al-Amin dipercaya mewakili Kecamatan Sumberpucung dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII tingkat Kabupaten Malang yang digelar di Pondok Pesantren Al-Rifa’i 1 dan 3 Gondanglegi, Sabtu (4/7/2026). Keikutsertaan mereka menjadi bukti hasil pembinaan berkelanjutan setelah berhasil meraih juara 1 MTQ dan Cerdas Cermat pada Porsadin tingkat kecamatan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Malang tersebut menjadi ajang pengembangan potensi, bakat, sekaligus mempererat silaturahmi antarsantri Madrasah Diniyah dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang.

Empat santri yang mewakili dari Madin Pesantren Rakyat Al-Amin, yakni Thania Khansa Mulyana, Putri Mehrima Tri Wahyuni, Zafran Rafardhan Ma’arif, dan M. Khifdzurridho Bil Ilkhan. Mereka merupakan juara pertama cabang Lomba Cerdas Cermat dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) pada Porsadin tingkat Kecamatan Sumberpucung.

Sebelum keberangkatan, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin, Nyai Silfia Heni Abdullah, M.Pd., memberikan motivasi kepada para peserta agar tampil percaya diri dan menikmati proses perlombaan.

.”Anak-anak harus percaya diri, fokus pada diri sendiri, tidak usah tolah-toleh, dan lakukan yang terbaik”, pesannya.

Nyai Heni menjelaskan bahwa persiapan menuju tingkat kabupaten dilakukan secara serius melalui pendampingan intensif selama satu bulan oleh para ustazah pembina, baik dari sisi materi maupun penguatan mental bertanding.

“Ustazah-ustazah telah melakukan pendampingan selama satu bulan dalam melatih dan mempersiapkan mental anak-anak dengan harapan pulang membawa juara”, ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan para santri menembus tingkat kabupaten sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi lembaga.

“Kita bersyukur dan bangga bisa mengantarkan anak-anak sampai pada tingkat kabupaten. Pendamping senantiasa semangat membersamai anak-anak mempersiapkan perlombaan ini”, tambah Heni.

Baca juga: Pesantren Rakyat Jadi Tuan Rumah Porsadin ke-7 FKDT Sumberpucung, 150 Santri Ikut Berlomba

‎4 Santri Pesantren Rakyat Wakili Kecamatan Sumberpucung di Porsadin VII Kabupaten Malang - 2
Kontingen: Santri Pesantren Rakyat bersama perwakilan madin se-Kecamatan Sumberpucung di Porsadin Kabupaten Malang 2026

Sementara itu, Kepala Madrasah Diniyah Pesantren Rakyat Al-Amin, Inayatus Saadah, S.M., berharap pengalaman mengikuti Porsadin tingkat kabupaten menjadi bekal penting bagi para santri untuk terus berkembang.

“Semoga dengan mengikuti lomba Porsadin di tingkat kabupaten ini menambah wawasan dan semangat belajar santri dalam mencari ilmu”, ungkapnya.

Guru Madin Pesantren Rakyat, Rizki Anis Sholikhah, M.Pd., yang ikut mendampingi dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa rombongan Pesantren Rakyat bergabung dengan kontingen Kecamatan Sumberpucung yang dipimpin Ketua FKDT Kecamatan Sumberpucung, Khoirul Ummah, S.Pd.I., M.Pd.

“Kami berangkat bersama kontingen Kecamatan Sumberpucung yang dikomandani Ketua FKDT Kecamatan Sumberpucung, Ibu Khoirul Ummah, S.Pd.I., M.Pd. Sebanyak 17 santri terbaik dari Kecamatan Sumberpucung siap beraksi dalam Porsadin Kabupaten Malang”, jelasnya.

Selain menjadi arena kompetisi, Porsadin VII juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah antar-Madrasah Diniyah di Kabupaten Malang sekaligus mendorong lahirnya generasi santri yang unggul dalam bidang keagamaan, akademik, seni dan olahraga.

Acara pembukaan dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan tokoh pendidikan keagamaan, di antaranya perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kabupaten Malang, Forkopimcam, Ketua DPC FKDT Kabupaten Malang, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Malang, serta para pengasuh pondok pesantren.

Porsadin sendiri merupakan agenda rutin FKDT yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan Madrasah Diniyah melalui kompetisi yang sehat. Ajang ini menjadi sarana pembinaan karakter, sportivitas, kreativitas, dan kecintaan santri terhadap ilmu agama, sekaligus mempersiapkan kader-kader terbaik yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (cha)

Reporter: Chandra Djoego

0 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.