Pesantren Rakyat Pesantren Corner ‎Yayasan Nabatul Ulum Kepung Kediri Kunjungi Pesantren Rakyat Al-Amin, Perkuat Kolaborasi

‎Yayasan Nabatul Ulum Kepung Kediri Kunjungi Pesantren Rakyat Al-Amin, Perkuat Kolaborasi

‎Yayasan Nabatul Ulum Kepung Kediri Kunjungi Pesantren Rakyat Al-Amin, Perkuat Kolaborasi

Pesantren Rakyat Online — Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin, Dr (c). KH. Abdullah SAM, S.Psi., M.Pd., menerima kunjungan silaturahmi dan studi pendidikan dari Yayasan Nabatul Ulum, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Selasa (12/5/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat di lingkungan Pesantren Rakyat Al-Amin itu menjadi ruang berbagi inspirasi sekaligus memperkuat jejaring antar lembaga pendidikan Islam.

‎Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Nabatul Ulum ini dihadiri sejumlah pengurus dan tenaga pendidik, di antaranya H. Imron, Drs. KH. Muhadjir, Muda’i S.Ag., Waka Humas Drs. H. Muh. Imron, Waka Kurikulum M. Sutaji, S.Pd.I., serta operator sekolah Triono, S.Pd.I.

‎Dalam sambutannya, KH. Abdullah SAM menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas kunjungan tersebut. Menurutnya, silaturahmi antar pesantren dan lembaga pendidikan sangat penting untuk memperluas wawasan serta membangun kolaborasi yang produktif.

‎“Kami berterima kasih kepada Yayasan Nabatul Ulum dari Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur yang telah berkunjung ke Pesantren Rakyat Al-Amin”, tutur kiai.

‎Ketua PC ISNU Kabupaten Malang itu juga mengaku terhormat karena para sesepuh dan tokoh pendidikan berkenan hadir langsung untuk bersilaturahmi dengan generasi muda di lingkungan pesantren.

‎“Luar biasa sesepuh mau silaturahmi ke anak muda. Ini merupakan sebuah penghormatan kepada kami”, katanya.

‎Menurut Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin itu, hubungan antar lembaga pendidikan Islam harus terus dirawat karena mampu menjadi sarana bertukar gagasan, pengalaman, dan inspirasi pengembangan pendidikan.

Baca juga: Ketua Yayasan Pesantren Rakyat Ajak Santri Terus Belajar Meski Ujian Selesai

‎“Semoga Pesantren Rakyat ketularan banyaknya siswa dan bisa saling silaturahmi nantinya. Karena pentingnya silaturahmi bisa menjadi ruang bertukar inspirasi”, imbuhnya.

‎Selain berdialog, rombongan Yayasan Nabatul Ulum juga diajak berkeliling melihat berbagai aktivitas pendidikan dan pengembangan santri di Pesantren Rakyat Al-Amin. Delegasi diperlihatkan praktik terjemah cepat yang dicontohkan oleh Griselda Raissa, santri asal Tuban yang juga dikenal aktif sebagai sutradara film di lingkungan pesantren.

‎Yayasan Nabatul Ulum juga menyaksikan kemampuan Qeyla, santri asal Tirtoyudo, Kabupaten Malang, dalam mengi’rab kitab kuning di hadapan para tamu undangan.

‎Tidak hanya itu, dalam pertemuan tersebut Yayasan Nabatul Ulum juga menyampaikan keinginan untuk mengembangkan sekolah jurnalistik bagi para santri. Program tersebut, Kata KH Abdullah SAM rencananya akan difasilitasi bersama Direktur Radar Kediri, Kurniawan Muhammad.

‎Selain bidang jurnalistik, kerja sama lain yang turut dibahas meliputi pengembangan perfilman, teknologi informasi (IT), hingga rencana mengundang KH. Abdullah SAM untuk mengisi ceramah pada Juni mendatang.

‎Diketahui, Yayasan Nabatul Ulum merupakan salah satu yayasan pendidikan Islam terbesar di Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal sinergi lebih luas antar pesantren dalam pengembangan pendidikan Islam. (cha)

‎Reporter: Chandra Djoego

0 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.