
Pesantren Rakyat Online – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, SD Islam Integratif (SDII) Pesantren Rakyat mengadakan kegiatan membatik sibori di Kantor SDII, Kamis (04/12/2025). Acara yang diinisiasi oleh Kepala SDII, Rizki Anis Sholikhah, M.Pd., itu diikuti oleh seluruh dewan guru.
Pada kesempatan kali ini, fasilitator membatik sibori adalah Wiwik Hadarini, S.Pd. Beliau adalah guru muatan lokal (mulok) SDII Pesantren Rakyat yang telaten dalam membimbing setiap langkah dalam membatik. Bu Wiwik, begitu para guru menyapa beliau, memulai membatik dengan mencelup kain yang telah diikat ke dalam tinta sembari menjelaskan proses-prosesnya.
Batik yang dibuat pada kesempatan kali ini adalah batik sibori. Teknik pewarnaan pada batik sibori sendiri mengunakan teknik celup. Sibori menggunakan alat seperti benang atau karet untuk menghalagi warna.
Baca juga: Pelatihan Deep Learning, Cara Guru PAUD Pesantren Rakyat Upgrade Mutu Pembelajaran

Menurut penuturan Kepala SDII, Rizki Anis Sholikhah, hasil dari kegiatan hari ini (Kamis, red) adalah 5 kain batik sibori yang bakal dibuat menjadi taplak meja. Perpaduan warna yang dipakai kali ini cukup menarik dengan warna merah dan ungu. “Ini merupakan kreativitas guru-guru dalam menghasilkan karya batiknya”, kata Anis.
Kegiatan ini selain untuk menambah inventaris sekolah juga bertujuan menambah soft skill atau keahlian dan kreativitas guru. “Agar guru-guru semua dapat menambah pengalaman dalam bidang keterampilan membatik dan bisa diterapkan dirumah”, imbuh Kepala SDII.
Kepada guru SDII yang mayoritas perempuan itu, Anis mengatakan bahwa “Sebagai guru dan perempuan harus bisa berdaya dan menginspirasi siswa-siswanya”, pesan Anis kepada guru SDII yang semuanya adalah perempuan itu. (sev/cha)
Reporter: Syevia Nur Amanah
Editor: Chandra Djoego