Pesantren Rakyat Uncategorized Santriwati Penghafal Qur’an Mandiri Dalam Dapur Bersama Pesantren Rakyat Yang Mewah

Santriwati Penghafal Qur’an Mandiri Dalam Dapur Bersama Pesantren Rakyat Yang Mewah

Jpeg
Jpeg

Laila Dan Shinta santri Pesantren Rakyat Al Amin yang menghafal Al Qur’an seusai Ngaji Bakda Subuh Kitab mukhtarul Ahadits sambil menunggu giliran kamar mandi yang cuman ada tiga kamar, memasakkan santri-santri yang lain secara bergantian.

Seperti Shinta kerudung merah yang mukim sudah dua tahun di Pesantren Rakyat selain menghafal Al Qur’an juga sekolah di Sekolah SMA Negeri Kecamatan Sumberpucung salah satu sekolah favorit dan masih aktif si petruk band, PMR, Pengurus IPNU kecamatan, Group Sholawat Jamus Kalimosodo.

Jadi santri Pesantren Rakyat Yang setoran Al Qur’an Ke Gus Jazilul Afnan PP Barokatul Qur’an Pakel, tidak melulu ngaji saja. Seperti Lutfi juga sambil kuliah di STAI IBNU SINA Kepanjen, Nur Fadillah Di SMP Negeri 1 Sumberpucung, Riska dan Isna juga di SDN Yang ada Sumberpucung.

Ternyata Santri walau ikut berbagai program Pesantren Rakyat juga baik-baik saja dan tetap bisa tersenyum dan masih mandiri dalam hal masak memasak, membersihkan pesantren sampai cuci baju sendiri.

Tempat yang sangat sederhana ini membuat anak santri tetap kerasan. Pernah di tanya beberapa santri kenapa kok kerasan dipesantren rakyat yang tempatnya sangat sederhana terbuat dari kayu dan bambu..santri menjawab pertama karena di sini seperti di rumah sendiri, banyak teman dan fasilitasnya lengkap seperti Alat Band, Gamelan, Terbang, perpustakaan, bebas Internet, alat2 memasak, bebas membawa HP, bawa sepeda, boleh keluar kemana-mana asalkan ijin dan bertanggung Jawab, Jawab santri.

Di samping itu Pesantren Rakyat menjadi pusat berbagai pelatihan, pelatihan mahasiswa,pelatihan Posdaya, pelatihan Jadi Rakyat, Pelatihan Kepemimpinan, Pelatihan Bahasa Inggris dan sebagainya. Sehingga Pesantren Rakyat yang hanya 1000 meter persegi tidak pernah sepi orang. Belum lagi Pesantren Rakyat yang pernah Juara POSDAYA NASIONAL 2014 DI SOLO menyisihkan 35.000 Posdaya Se Indonesia. Sehingga juga jadi pusat Kunjungan OST observation study tour dari berbagai kabupaten dan Propinsi seluruh Indonesia.

Akibat dari OST ini sehingga ratusan Doktor,Magister, Puluhan profesor, Pengasuh Pesantren, Takmir, Rektor, Dirjen, Pejabat atau Masyarakat dan Mahasiswa sering berkunjung ke Pesantren Rakyat Al Amin. Sehingga kita sering merepotkan MUSPIKA untuk ikut menyambut tamu tamu besar.

Mulai dari Bu Camat Sumberpucung Bu Kamti Astuti, Pak Yusuf, Pak Mumuk, Pak Hablul Matin,…sampai Pak Tito Fibrianto.

Di Era Camat Pak Tito Ini Pesantren Rakyat Menjadi juara 1 Nasional, Banyak perkembangan, di samping Pak Camat Tito Mau menyumbang dana untuk pembelian tanah pesantren, juga sangat sering komunikasi bahkan hampir tidak ada bulan yang kosong berkunjung memantau memotivasi ke Pesantren Rakyat. Bahkan banyak program kecamatan yang di sinergikan dengan pesantren rakyat. Mulai PKH, sampai pengadaan Mobil Jenazah Kecamatan.Sikap yang sederhana dari Pak Tito inilah memiliki maknit tersendiri sehingga masyarakat semakin segan dan tidak bisa menolak program2 baik yang muncul di kecamatan Sunteragung.

Semoga Pesantren Rakyat dengan di sulungnya semua elemen masyarakat semakin maju, mandiri dan berdaya saing Internasional. Dukungan itu datang dari semua santri, jamaah, lingkungan, pemerintah desa, kecamatan, Pesantren2 lain, Tokoh tokoh, dan pendamping setia LPPM UIN MALIKI MALANG dan Yayasan Damandiri.

Sumpah Perak (pesantren rakyat) yang tiga semoga terwujud dalam waktu yang tidak lama, yaitu : DIMANA ADA PESANTREN RAKYAT HARAM HUKUMNYA ORANG MISKIN KELAPARAN, HARAM HUKUMNYA ANAK ANAK TIDAK BERPENDIDIKAN DAN HARAM HUKUMNYA MASYARAKAT TIDAK BERDAYA.

Mudahan Semakin menjamurnya pesantren rakyat di seluruhpelosok negeri bangsa dan negara kita cepat mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang tercantum dalam Pembukaan UUD 45. Alhamdulillah di Indonesia sampai hari ini sudah 83 titi pesantren Rakyat baik di jawa atau sampai Sumatera, Kalimantan, Madura dan Lombok. Semoga dapat risi Allah. Abd

1 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.