PROGRAM BERSAMA PEMBELIAN MOBIL JENAZAH KECAMATAN SUMBERPUCUNG SECARA GOTONG ROYONG

0
33

12122493_949300298518251_4924992648131660420_n

Bakda Maghrib hingga pukul 21.000. tanggal 23 Maret 2016, Bapak Camat Tito Fibrianto Mengajak Jajaran MUSPIKA, Ketua Takmir Masjid Besar Kecamatan Al-Ishlah Drs. H. Ahmad Sumadiyo , Bapak Ghufron Thoyib dan Pengasuh Pesantren Rakyat untuk musyawarah terbatas di dalam Masjid Besar Al Ishlah. Dalam musyawarah terbatas ini kemudian Pak Camat Tito Fibrianto menyampaikan gagasanya terkait pengadaan mobil jenazah.

Program ini berangkat daribeberapa pengalaman bersama terkait mahalnya sewa mobil jenazah ketika ada orang yang meninggal dunia di luar kecamatan atau di luar kota. Di samping itu di masing-masing kecamatan kalao mobil ambulance sudah banyak, tetapi jika mobeil jenazah jarang yang punya termasuk kecamatan Sumberpucung. Adapun mobil ambulance tidak boleh mengangkut Mayat/Jenazah, karena alas an kesehatan. Karena mobil yang pernah di buat mengangkut mobil jenazah rawan kuman dan virus. Adapun orang sakit yang kekebalan tubuhnya lagi menurun akan mudah tertular virus, sehingga di Puskesmas ataupun di  klinik-klinik tidak mengijinkan ambulance untuk mengangkut mayat.

Setelah diskusi saling menguatkan ahirnya memutuskan dan setuju semua untuk membentuk panitia kecil untuk pengadaan mobil jenazah utnuk semua golongan. Harapanya mobil ini setelah terbeli akan di taruh di depan Masjid Besar Al Ishlah Sumberpucung.

Adapun susunan panitia yang di bentuk adalah Pelindung Bapak Camat Tito Fibrianto Langsung Bersama MUSPIKA, Penasehat Drs. Abdul Rohim sekaligus beliau adalah Anggota Dewan asal Sumberpucung juga Ketua MWC NU Kecamatan Sumberpucung, Ketua Drs. Ahmad Sumadiyo dari Unsur NU dan Takmir Masjid Kecamatan, Sekretaris Bapak Hadi Santosa,S.Pd sebagai Tokoh Muhammadiyah Kecamatan, dan Sekretaris Ust. Abdullah Sam sebagai unsure Tokoh Pemuda dan Pengasuh Pensantren Rakyat dan di di tambah tim penggali dana yang terdiri dari semua pengurus inti dan semua kepala Kepala Desa Se –Kecamatan Sumberpucung beserta semua UPT kecamatan, Pengusaha, Tokoh Masyarakat, tokoh agama dll.

Setelah sepakat ahirnya besoknya tanggal 24 Maret 2016, bendahara disuruh membuka kwitansi berseri, sekaligus ada nomor rekening di dalamnya. Pak camat usul langsung rekening bapak Abdullah Sam saja. Sempat bertanya bendahara nya, apa tidak rekening panitia saja pak? Pak Camat bilang kan nanti bisa di Print out toh pak, di ahir-ahir program, sehingga bisa diketahui semua uang yang masuk dan keluar. Dan saya yang bertanggung jawab pak.. akata pak camat kepada Bendahara, ahirnya dengan cepat 3 hari kemudian kwitansi sudah jadi. Harapanya pertemuan berikutnya, sudah ada kwitansi yang menyebar.

Kamis, 7 April 2016 Pak Camat Tito Fibrianto mengumpulkan semua kepala desa, kepala UPT Kecamatan, Tokoh-tokoh dan Perwakilan Pengusaha-Pengusaha yang bergerak di sumberpucung. Setalah pertemuan tanggal 7 April ini sebagian pulang membawa kwitansi dan sebagian lagi ada yang langsung membantu hari itu juga, ada yang sekedar mencatat janji akan membantu sekian yang langsung di sampaiakan kepada Pak Camat.

Kebutuhan total berkisar 180 sampai 200 juta rupiah, dengan pilihan mobil adalah Daihatsu Grand mAx warna silver, biar tidak angker kata pak camat. Sampai saya menulis tulisan ini Jum’at 22 April 2016 sudah berkumpul sepuluh juta lebih al hamdulillah. Semua Uang yang sudah masuk ke bendahara pasti di muat di media social Facebook atas nama bendahara {Abdullah Sam} jadi untuk menjaga keterbukaan 100% di sepakati di masukkan FB tanpa terkecuali, jumlah uang dan nama penyumbang kecuali ada yang tidak mau di sebutkan namanya. Sementara ada dari masyarakat yang sudah transfer dan melaporkan kepada bndahara, ada dari setoran dari panitia kecamatan, ada juga efek dari medsos Stiker di FB Abdullah Sam sehingga beberapa TKI yang berada di luar negeri dan teman2 FB sudah ada yang ikut membantu.

Langkah berikutnya adalah pak Camat menembusi semua pengusaha-pengusaha yang lumayan sukses, kemudian juga membuat kardus sumbangan yang di putar di accara-acara tertentu. Harapanya ahir Mei 2016 uang sudah terkumpul semua. Sukur-sukur bisa beli dua mobil jenazah. Program lintas golongan, lintas, aliran, lintas partai, lintas agama ini sangat di sambut baik oleh masyarakat Sumberpucung dan ada beberapa tamu Posdaya Pesantren Rakyat dari berbagai Kabupaten dan Propinsi lain yang bertanya bagai mana langkah-langkah mengadakan program seperti ini. Dan banyak yang akan meniru.

Jika mobil jenazah sudash terbeli maka akan meringankan beban masyarakat sumberpucung ketika berduka cita , ada keluarganya yang meninggal di tempat yang jauh maka tidak mahal-mahal mengeluarkan biaya, kecuali hanya BBM, Sopir dan member KAS Rp. 50.000 untuk persiapan pajak dan perawatan mobil jenazah ini. Pak camat juga menyampaikan, mobil jenazah tidak boleh mahal, harus sangat murah, agar semua orang bisa menggunakan. Dan di Sumberpucung sangat di perlukan karena di apit dua bendungan Lahor dan Sutami sehingga sering terjadi kecelakaan orang Tenggelam, dan orang itu dari daerah luar Sumberpucung dan juga korban kecelakaan Lalu lintas yang sering merepotkan Kapolsek dan Danramil untuk mengurusi Mayat. Sehingga seringkali KAPOLSEK dan DANRAMIL Sumberpucung membawa Mayat dengan Mobil Strada yang terbuka.

Demikian semoga program ini sangat bermanfaat bagi kita semua dan gerakan-gerakan mandiri di seetiap jengkal tanah air Indonesia terus tumbuh dan berkembang. Karena ini lah sebenarnya , semangat gotong royong adalah jati diri bangsa Indonesia dan sekaligus Kekuatan Kunci bangsa kita. abd

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.