Pesantren Rakyat Pesantren Corner Pembangunan Pesantren Rakyat Darun Najah Jalibar: Pusat Bahasa dan Bisnis

Pembangunan Pesantren Rakyat Darun Najah Jalibar: Pusat Bahasa dan Bisnis

Potret PESMA Pesantren Rakyat Darun Najah Jalibar Kepanjen

Pesantren Rakyat Online – Pesantren Rakyat Al-Amin tengah melangsungkan pembangunan tahap awal Pesantren Mahasiswa (PESMA) di dekat pertigaan Jalibar (Jalur Lingkar Barat) Kepanjen, Kamis (11/11/2021). Pembangunan dilaksanakan secara gotong royong para jamaah dan santri serta berbagai elemen juga ikut mendukung kelancaran proses pembangunan yang dimulai sejak seminggu lalu (4/11/2021).

Pesantren Mahasiswa yang baru berdiri ini diberi nama PESMA Pesantren Rakyat Darun Najah. Nama Darun Najah diambil dari nama Pondok Pesantren Darun Najah Karangploso yang diasuh oleh KH. Mukhtar.

Sebelum ada ide pendirian PESMA, Kiai Abdullah SAM diberikan amanah wakaf tanah oleh Kiai Mukhtar melalui putra beliau sekaligus nadhir Gus H. Abu Yazid, Ketua PC RMI NU Kabupaten Malang. Beliau menyerahkan pengelolaan sepenuhnya kepada Pesantren Rakyat Al-Amin.

“Monggo gus digunakan sebaik mungkin terserah panjenengan dikelola bagaimana yang penting dapat bermanfaat”, tutur Gus Yazid melalui voice note kepada Kiai Abdullah.

Baca juga: UNISMA Ngaji Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Kiai Abdullah SAM

Kiai Abdullah SAM Didampingi Ketua Yayasan dan Jamaah Meninjau Pembangunan Pesantren Rakyat Jalibar
Tinjau: Kiai Abdullah SAM didampingi Ketua Yayasan, Hariadi Catur Pamungkas dan jamaah di Pesantren Rakyat Darun Najah Jalibar Kepanjen

Di atas tanah seluas 1300 m2 tersebut, bakal memfokuskan diri dalam penguasaan bahasa asing seperti bahasa Inggris, Arab dan Mandarin. Seperti yang pernah dikatakan seorang filosof, Jurgen Habermas, Pendiri 133 Pesantren Rakyat se-Indonesia ini menyampaikan bahwa siapa yang menguasai bahasa maka dia akan menggenggam dunia.

Sslain menjadi pusat keilmuan pengembangan bahasa, di Pesantren Rakyat Darun Najah Jalibar Kepanjen nantinya juga menjadi pusat bisnis santri. “Kami bercita-cita pesantren ini bisa terus gratis selamanya. Oleh karena itu perlu terus melakukan terobosan-terobosan, termasuk dalam perekonomian”, kata beliau.

Hingga berita ini diturunkan, telah ada 10 mahasiswa yang telah bersedia menjadi santri PESMA Pesantren Rakyat Darun Najah. “Semoga ini menjadi langkah yang baik dalam mewujudkan visi Pesantren Rakyat”, harap Kiai Abdullah. (cha)

Reporter: Chandra Djoego

Pengecatan Pesantren Rakyat Darun Najah Jalibar
Guyub: Proses pengecatan gedung Pesantren Rakyat Darun Najah Jalibar oleh seluruh elemen mulai santri, jamaah dan masyarakat
0 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.