Pesantren Rakyat Uncategorized Nur Fuad Ponorofo Menulis: Profil Ketua Posdaya Al-Amin : Ustad Abdulloh SAM

Nur Fuad Ponorofo Menulis: Profil Ketua Posdaya Al-Amin : Ustad Abdulloh SAM

Posdaya Al-amin terletak di Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung, Malang, Jawa Timur. Nama ‘Al-amin’ diambil dari nama mushola desa setempat, yaitu Mushola Al-amin. Ketua posdaya al-amin adalah Ustad Abdullah SAM. Di desanya beliau lebih akrab disapa dengan nama “Cak Dullah”. Beliau adalah juga pendiri sekaligus pengasuh Pesantren Rakyat Al-amin.

Beliau dibesarkan di keluarga yang kehidupannya serba berkekurangan. Orang tuanya bekerja sebagai buruh. Untuk membayar biaya sekolah, beliau harus bekerja sendiri. Berbagai pekerjaan pernah ia coba. Menjadi tukang becak, ngasong, membuka warung kopi, buruh rumah tangga semua pernah beliau jalani untuk mencari uang tambahan guna membayar sekolah. Bahkan beliau juga menghidupi ketiga adiknya dari hasil bekerjanya itu, juga untuk membiayai biaya sekolah ketiga adiknya.

Sebelum kelas 4 sekolah dasar, Ustad Abdullah sempat putus sekolah selama beberapa tahun. Selama putus sekolah, beliau ngasong di kereta guna mencukupi kebutuhannya. Membuka usaha warung kopi dijalaninya dari kelas 3 SMP hingga kuliah. Menjadi tukang becak, dijalaninya sejak kelas 6 SD selama setengah tahun.

Pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, ia tempuh di kota kelahirannya, Malang. Selama duduk di bangku SMA, beliau juga ngaji di Pondok Pesantren Nurul Huda, Mergosono, Malang yang diasuh oleh K.H. Masduqi Mahfud yang telah berpulang pada 1 Maret 2014 lalu. Di Ponpes ini beliau belajar banyak tentang agama, sehingga saat ini beliau menjadi seorang ustad. Saat kuliah, beliau mengambil jurusan psikologi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Saat masih studi di kampus, beliau dikenal sebagai seorang aktifis. Saat ini beliau sedang menempuh pascasarjana dengan jurusan yang sama di Universitas Muhammadiyah Malang.

Kesibukan beliau saat ini mengajar di beberapa kampus sebagai dosen. Di samping itu beliau aktif menulis dan juga sering diundang untuk ceramah. Pada tahun 2008 beliau memutuskan untuk menikah dengan Tri Wiyanti, dan telah dikaruniai seorang putra. Pada  tahun yang sama, Ustad Abdullah mulai merintis usaha mendirikan Pesantren Rakyat, yang diberi nama “Al-amin” yang terletak di Desa Sumberpucung, Malang.

Dibawah binaan Ustad Abdullah, Posdaya Al-amin berhasil meraih juara 1 nasional posdaya se-Indonesia. Posdaya ini telah banyak membawa perubahan positif untuk warga sekitar khususnya. Beberapa program yang telah berjalan dengan baik diantaranya budidaya jahe merah, pembagian kambing gratis kepada warga, pembuatan rumah bagi warga kurang mampu, BMT, dll. Posdaya Al-amin juga telah berhasil membeli setengah dari saham Koran Pendidkan Malang. Atas prestasi-prestasinya, Posdaya Al-amin menjadi posdaya percontohan dan sering mendapat kunjungan-kunjungan penelitian.

 

1 Likes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.