Manisnya budidaya pisang cavendish ala posdaya pesantren rakyat Al-Amin

0
53

Oleh Lia: Mahasiswa KKM Posdaya Berbasis Masjid 2015

Demi meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat desa Sumberpucung kecamatan Sumberpucung kabupaten Malang.Posdaya Al-Amin mempunyai cara dan program tersendiri untuk memberdayakan para anggotanya serta masyarakat desa Sumberpucung yaitu dengan membudidayakan pisang cavendish.Pisang cavendish ini merupakan pisang yang hidupnya sering kita temukan di negara-negara tropis seperti di Indonesia ini.

Menurut Prof.Haryono Suyono selaku ketua dan pemilik yayasan Damandiri daj juga serta posdaya,Pisang cavendish merupakan hasil dari pengembangbiakan menggunakan metode kultur jaringan.Dengan metode tersebut pisang cavendish bisa dipanen dalam waktu delapan bulan.Daging pisang jenis ini berwarna putih kekuningan sampai sangat kuning dengan permukaan halus.Pisang ini sangat laku dipasaran.Sedangkan penanaman pisang sudah sukses dikembangkan di Pacitan Jawa Timur dan Bandung Jawa Barat.Begitulah tutur Prof.Haryono Suyono di majalah Gemari.

Sedangkan karakteristik pohon pisang cavendish rata-rata mempunyai tinggi batang 2,5-3 meter dengan warna hijau kehitaman.Daunnya berwarna hijau tua.Panjang tandan 60-100 cm dengan berat 15-30 kg.Setiap tandan terdiri dari 8 hingga 13 sisirandan setiap sisiran ada 22 buah.Dagingnya rasanya manis dan agak asam serta lunak. sedangkanĀ  kulit buah agak tebal berwarna hijau kekuningan sampai kuning muda halus.Pisang cavendish ini juga sangat sensitif terhadap angin kencang karena dapat menyebabkan daunnya rusak dan robek dan bisa juga merobohkan pohonnya.Untuk pertumbuhan yang optimal,curah hujan yang diperlukan sekitar 200-220 mm,dan kelembapan tanahnya tidak kurang dari 60-70 persen dari kapasitas lapangan.Tanah yang paling baik untuk pertumbuhan pisang cavendish adalah tanah liat yang dalam dan gembur serta memiliki yang baik.

Menurut bapak Abdullah Sam bahwasannya bibit pisang yang ada di pesantren rakyat Al-Amin desa sumberpucung ini mendapatkan bantuan dari bapak posdaya indonesia yaitu Prof.Haryono Suyono sejumlah 3300 bibit pohon pisang cavendish agar nanti dibudidayakan oleh anggota posdaya serta dibagikan secara cuma-cuma oleh masyarakat sekitar pesantren rakyat Al-Amin agar dikembangkan dan dibudidayakan dirumah masing-masing.Harapan besar nantinya dengan adanya pembudidayaan pisang cavendish ini bisa mendorong ekonomi kreatif masyarak desa sumberpucung dengan menjual berbagai produk olahan dari pisang cavendish ini.Karena pisang cavendish ini harganya sangat menjajikan dipasaran yaitu berada dikisaran Rp.14.000 hingga Rp.17.000 per kilonya.

Selain itu juga bapak Abdullah juga menambahkan bahwasanya selain harga yang menjajikan, bahwasanya pisang cavendish ini juga mengandung manfaat bagi tubuh manusia jika di konsumsi.Seperti baik untuk kesehatan otak serta bisa melindungi sistem syaraf dan menjauhkan potensi terkena stroke dan menyehatkan jantung.Begitulah tutur pak Abdullah Sam selaku ketua posdaya pesantren rakyat Al-Amin desa Sumberpucung kecamatan Sumberpucung kabupaten Malang.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.