Istighosah Akbar serta tirakatan kemerdekaan kegiatan rutin setiap tahun untuk menyambut HUT RI yang 70 tahun di Posdaya pesantren rakyat Al-Amin

0
104

Oleh: Lia KKM 2015

Pada malam tepat hari minggu legi,pesantren rakyat Al-Amin mempunyai gawe yaitu melakukan kegiatan istighosah akbar.Dimana acara ini merupakan rangkaian kegiatan posdaya rutinan mushola Al-Amin yang dilakukan setiap hari minggu legi.Pada malam itu masyarakat Rt07 Rw 01 desa Sumberpucung bersama mahasantri pesantren rakyat dengan sangat antusias meghadiri acara tersebut bahkan mayoritas ibu-ibu serta bapak-bapak bahkan anak-anak kecil ikut bersama beristighosah di halaman PAUD pesantren rakyat ini.

Diawali dengan membaca surat Al-Fatihah serta syair-syair istighosah.Bapak Abdullah selaku ketua posdaya Al-Amin diakhir acara mengajak kepada para hadirin yang datang pada waktu itu untuk bermuhasabah yaitu perenungan diri bersama.bermuhasabah ini merupakan cara untuk pemberdayaan masyarakat melalui rohaninya.Targetnya setelah sehabis istighosah ini masyarakat memiliki jiwa-jiwa yang istiqomah melakukan kebaikan antar sesama serta menyadari kesalahan-kesalahn yang sering dilakukannya baik di masa lampau maupun masa sekarang.Istighosah dimalam itu ditemani suara-suara hewan malam seperti jangkrik dan belalang membuat suasana syahdu dan tenang.Semua hadirin larut dalam ketenangan dibawah perenungan yang dipimpin oleh Ustadz Abdullah.

Setelah istighosah selesai,Masyarakat bersama mahasantri berduyun-duyun menghadiri acara setahun sekali yaitu acara tirakatan kemerdekaan.Acara ini merupakan acara rutinan yang digelar oleh para pemuda karang taruna Rt07 Rw01 desa Sumberpucung untuk memperingati HUT Kemerdakaan Indonesia yang 70 tahun.Acara tirakatan ini merupakan momen nostalgia perjuangan Indonesia dimasa lampau untuk merebut kemerdekaan indonesia dari tangan penjajah.Bahkan,diacara tirakatan ini para pemuda karang taruna juga mengundang beberapa veteran pejuang kemerdekaan desa Sumberpucung untuk ikut bernostalgia karena diakhir acara para pemuda memutarkan film perjuangan tempo dulu.Di malam tirakatan ini, pak sukarno selaku ketua takmir mushola Al-Amin memimpin tahlil untuk mendoakan para pejuang yang telah mendahului kita kemudian setelah itu membaca surah Yasin dengan diikuti bersama masyarakat yang hadir pada waktu itu.Sebelum tahlil dimulai,diawal acara bapak Tarmun selaku ketua RT 07 menyampaikan sambutan yang berisi tentang pentingnya menghormati jasa-jasa pahlawan yang telah mendahului kita.Karena tanpa pahlawan kemerdekaan mungkin mustahil negeri ini merdeka.Begitulah pintanya.

Di akhir acara masyarakat beramah tamah sambil makan bersama hidangan yang telah disediakan panitia pelaksa tirakatan.Kemudian sambil beramah tamah menikmati hidangan,Masyarakat disuguhi oleh film produksi sekitar tahun delapan puluhan yaitu judul filmnya Janur Kuning.Janur kuning ini menceritakan tentang sosok jendral Sudirman yang memimpin gerakan gerilya di ibu kota pertama negeri ini yaitu Yogyakarta bersama jendral Soeharto.Yang setting filmnya mengunakan kota Yogyakarta serta keraton kesultanan Yogya.Diharapkan dengan ditayangkan film ini masyarakat mengetahui sejarah perjuangan bangsanya melawan penjajah yang dahulu telah menjajah kita selama 350 tahun.Yang pada akhirnya penjajahan itu sangat merusak bangsa kita dan membuat bangsa kita ini bodoh serta miskin.Oleh karena itu di momen tirakatan ini merupakan momen nostalgia bersama perjuangan bangsa kita untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.Acara tirakatn ini berakhir tepat pada jam 12 malam.setelah itu para hadirin yang datang pulang dengan tertib meninggalkan lokasi acara untuk kembali kerumahnya masing-masing.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.